Dataran Tinggi Dieng


Dataran Tinggi Dieng merupakan kawasan vulkanik aktif yang berada di wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Dataran tinggi ini memiliki ketinggian rata-rata sekitar 2.000 mdpl. Suhu disana berkisar antara 12—20 °C pada siang hari dan 6—10 °C pada malam hari. Namun pada musim kemarau, suhu udara dapat mencapai 0 °C di pagi harinya. Nama Dieng sendiri berasal dari gabungan dua kata bahasa Kawi yaitu "di" yang berarti "tempat" atau "gunung" dan "Hyang" yang bermakna "Dewa", maka Dieng berarti daerah pegunungan tempat para dewa dan dewi bersemayam. Kawasan wisata ini memiliki daya tarik yang luar biasa karena daerah ini memiliki udara yang sangat segar dan sejuk, spot wisata yang dapat dikunjungi juga banyak seperti Puncak Bukit/Gunung, Kawah, Telaga, hingga Candi. Jadi, bagi kamu yang ingin berlibur di tempat yang tenang dengan udara yang menyegarkan, maka kawasan wisata ini sangat cocok untuk pilihan berlibur kalian. Berikut beberapa tempat di kawasan Dieng yang paling banyak di kunjungi.

Bukit Sikunir
Bukit Sikunir berada di desa tertinggi di Jawa Tengah yaitu Desa Sembungan. Ketinggian bukit ini sendiri sekitar 2.200 mdpl. Nama Sikunir sendiri diambil dari kata "Kunir" yang dalam bahasa Jawanya berarti kunyit, hal ini dikarenakan warna sinar matahari pagi yang menyinari bukit ini berwarna kekuningan seperti kunir. Maka dari itu tidak heran kalau tempat ini merupakan spot yang paling baik untuk berburu sunrise. Untuk berburu sunrise, kalian disarankan untuk sampai dipuncak bukit sekitar jam 5 pagi agar kalian tidak kelewatan untuk menyaksikan keindahan warna kuning kemerahan sinar mentarinya. Selain menikmati sunrise, kalian juga bisa menikmati keindahaan deretan gunung Prau, Sindoro, dan Sumbing yang dikombinasikan dengan awan-awan putih yang indah. 

Gunung Prau
(Foto: Instagram/@exploregunung_)
Gunung Prau biasa disebut juga dengan nama Gunung Perahu karena bentuknya mirip dengan perahu. Gunung ini berada di ketinggian 2.565 mdpl dan merupakan puncak tertinggi di kawasan Dataran Tinggi Dieng. Diatas puncaknya terdapat padang rumput luas yang memanjang dari barat ke timur, bukit-bukit kecil, serta sabana dengan sedikit pepohonan. Dari atas puncak ini juga kita bisa menikmati pemandangan sunrise dan sunset dengan kombinasi awan-awan yang indah. Ada dua jalur alternatif yang dapat ditempuh untuk menuju puncak Gunung Prau Dieng yaitu melalui jalur utara atau selatan. Jalur selatan melintasi Dataran Tinggi Dieng di Desa Patak Banteng. Jalur utara dapat ditempun melalui Kabupaten Kendal. Anda juga bisa berangkat dari Desa Genting Gunung, Kenjuran dan Balong yang berada di Kecamatan Sukoreja.


Telaga Warna
(Foto: www.satujam.com)
Telaga warna merupakan telaga yang paling populer dibanding telaga yang lainnya dan menjadi salah satu landmark dari wisata Dieng Wonosobo. Nama Telaga Warna diambil karena telaga ini memiliki warna air yang berbeda-beda. Perbedaan warna air tersebut dikarenakan adanya pembiasan cahaya pada endapan belerang di dasar telaga. Dominasi warna dari telaga ini adalah hijau, biru laut dan putih kekuningan. Jika ingin melihat dengan jelas keindahan warna dari telaga ini, kalian dapat mendaki ke puncak bukit yang mengelilingi telaga tersebut atau kalian bisa juga pergi ke spot "Batu Pandang Ratapan Angin" dan "Jembatan Merah Putih" untuk mendapatkan view foto yang bagus.

Kawah Sikidang
(Foto: www.udaindra.blogspot.com)

Kawah Sikidang berlokasi di wilayah Dieng Timur, tidak jauh dari Bukit Sikunir. Dataran tinggi Dieng sendiri sebenarnya memiliki beberapa kawah yang indah seperti Kawah Sikidang, Kawah Candradimuka, dan Kawah Sileri. Namun kawah Sikidang lah yang paling banyak dikunjungi wisatawan karena pemandangan di sekitar kawah ini sangat indah, perpaduan hamparan bukit hijau dan tanah kapur di sekitar kawahnya. Diberi nama Sikidang karena kolam magma di kawah ini sering berpindah-pindah seperti Kidang (bahasa Jawa untuk hewan Kijang). Gejolak magma di kawah ini juga cukup tinggi, antara setengah hingga satu meter. Kalian dianjurkan membawa masker untuk menghindari bau belerang yang menyengat dan juga jangan melewati pembatas bibir kawah. 

Kompleks Candi Arjuna
(Foto: www.topwisata.info)
Candi merupakan salah satu unggulan pariwisata di kawasan Dieng. Candi jugalah yang membuat Dieng menjadi tempat yang sakral. Di sini terdapat banyak Candi Hindu yang tersebar di berbagai lokasi. Candi-candi di Dataran Tinggi Dieng diberi nama sesuai nama tokoh pewayangan, seperti Candi Arjuna, Bima, Semar, Srikandi, Puntadewa, dan Gatotkaca. Namun dari sekian banyak lokasi candi di Dieng, Kompleks Candi Arjuna menjadi primadona karena paling banyak dikunjungi. Lokasi Kompleks Candi Arjuna ini terletak di Dieng Kulon, Banjarnegara, Jawa Tengah. Di kompleks ini terdapat empat candi yang berjejer seolah-olah sedang berbaris, nama ke empat candi tersebut adalah Candi Arjuna, Sembadra, Semar dan Sri Kandi. Komplek candi ini juga menjadi tempat dilaksanakannya pemotongan ritual rambut gimbal yang diadakan setiap satu tahun sekali oleh masyarakat dieng. Upacara ini terbuka untuk umum dan biasanya dilakukan pada bulan Agustus atau bulan Sura menurut Kalender Jawa.

Comments